Thursday, December 29, 2022

GPAI VS Menulis





[pena_GPAI] Anugerah dan penghargaan Literasi Purbasari kali ini diselenggarakan di gedung SKB Purnawarman, dibuka langsung oleh Kadisdik Purwakarta Dr. H. Purwanto, M.Pd serta dihadiri oleh para Kabid dan Kasi.

Dalam sambutannya Kadisdik mengajak memberikan ruang untuk memajukan pendidikan di Purwakarta tidak boleh ada sekat karena struktur jabatan melalui semua komunitas, dan salah satunya komunitas adalah Purbasari.

Kategori yang mendapat anugerah Purabasari diantaranya : Duta, Bintang dan Penggerak litetasi serta Penulis Aktif.

SMPN 3 Pasawahan menerima penghargaan ketiga kalinya sebagai duta literasi serta Ketua MGMP PAI SMP Kab. Purwakarta Eep Saepul Hayat, M.Pd menerima penghargaan dengan kategori penulis aktif dengan buku yang berjudul "PARA PENCARI ILMU", juga Pengawas PAI SD Ibu Tuti Herawati, S.Ag menerima penghargaan sebagai Mitra Purbasari.
Target Tahun 2023 GPAI harus bisa menerbitkan buku tunggal, tandas ketua MGMP diakhir wawancaranya.

Red.ep

Thursday, December 22, 2022

Festival Panen Hasil Belajar / PGP 5

  



[pena_GPAI] - Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat mengadakan acara Lokakarya Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 Provinsi Jawa Jawa Barat di Aula SMKN 1 PURWAKARTA, Kamis (22/12/2022).

Kegiatan menampilkan berbagai karya tulis dan karya seni dari siswa SDN 1 Nagrikidul tari,  dan  SDN 2 Nagrikaler pencak silat dengan pelatih dari GPAI Dadan, S.Pd.I. Dimeriahkan pula pagelaran seni gerak dari Calon Guru Penggerak (CGP) yang berasal dari guru-guru TK, SD, SMP, SMA, dan perwakilan guru se-Kabupaten Purwakarta. 

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pendidikan, Sekdis, Kabid Dikdas, Kabid GTK dan para Kasi Dinas Pendidikan Juga para kepala sekolah TK, SD, SMP SMA dan SMK, perwakilan dari BBGP Provinsi Jawa Barat dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya Kadisdik Dr. H. Purwanto, M.Pd berharap, apabila CGP ini sudah menjadi guru penggerak, "maka saya tunggu aksi nyatanya" dan harus komitmen terhadap pembelajaran dengan paradigma baru serta inovasi, yang akhirnya bisa meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik, baik di dalam kelas maupun di luar kelas dan di Purwakata pada umumnya.

Inilah yang sejalan dengan bapak pendidikan nasional kita, Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarso Sun Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan periodesasi ini adalah periode Tut Wuri Handayani. Sekarang anak-anak kita adalah anak-anak yang mempunyai bakat yang luar biasa, punya potensi, keunggulan, yang itu harus diarahkan. Membimbing anak-anak, sehingga tidak salah jalan," jelasnya.

Red.ep


Poto poto













Friday, December 16, 2022

Peningkatan Kapasitas PTK

 

[pena_GPAI] Bertempat di Prime Plaza Hotel kegiatan Peningkatan Kapasitas PTK diikuti oleh Tim Pengembang Sekolah, perwakilan MGMP semua mata pelajaran, para CGP dan PP. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh kepala Dinas Pendidikan.

Dalam sambutanya kepada dinas menegaskan tentang pentingnya memperhatikan tiga core value yang terjadi pada saat ini yaitu kesenjangan ekologi, kesenjangan sosial dan kesenjangan spiritual dengan cara pendekatan melalui Bunga lima karakter Pendidikan serta pentingnya peningkatan kompetensi guru. (red.ep)

poto poto








Friday, December 9, 2022

MUSIBAH MENJADI LADANG JIHAD DEPAN MATA / Ida Kolidah


 MUSIBAH MENJADI LADANG JIHAD DEPAN MATA

Oleh: Ida Kholidah

GPAI SMPN 1 BUNGURSARI

(GPAI SMPN 1 Bungursari)Gempa Cianjur yang mampu mengoyak hati setiap insan  beriman yang terjadi senin 21/11/2022 selepas dhuhur tempo hari telah merenggut lebih dari 300 nyawa melayang serta ribuan warga terluka terlebih menyisakan trauma panjang bagi yang terdampak. Walaupun kejadiannya nyaris dua pekan berlalu namun hingga kini masih ada getaran hadir sesekali sehingga warga belum berani kembali menetap ke rumahnya masing-masing walaupun kondisi rumah masih aman untuk ditinggali. Kini mereka lebih nyaman berkumpul di tenda pengungsian sambil bercengkrama dengan yang lain untuk sekedar mengobati duka yang sedang mereka alami.

Sekilas terlihat bantuan mengalir dari berbagai penjuru hingga di beberapa posko baik resmi ataupun posko bayangan nampak bantuan pakaian layak pakai menggunung tak terpakai juga sembako menggunung di beberapa tempat namun banyak warga terdampak terutama yang berada di pelosok yang tidak terjangkau roda empat menahan rasa lapar ataupun masih memakai pakaian lusuh dan bau karena belum berganti beberapa hari. Setidaknya ini menjadi perhatian para donatur agar mengantarkan atau menyerahkan bantuannya melalui relawan yanng terpercaya hingga merata ke seluruh warga terdampak.

Dalam sebuah musibah, bukan hanya berdampak kehilangan  harta benda ataupun nyawa namun rasa trauma menjadi permasalahan besar untuk kehidupan selanjutnya. Dengan demikian adalah menjadi kebutuhan penting bagi korban untuk mendapatkan healing therapys dan menjadi lahan jihad yang tampak di depan mata bagi kita dengan cara mengulurkan tangan kita membantu baik secara langsung maupun tidak langsung. Percaya atau tidak, saat kita tterjun langsung ke lapangan maka kita akan dikejutkan dengan berbagai macam fenomena seperti kekuasaan Allah dengan IradatNYA atau dengan kenyataan hidup yang dialami korban sebelumnya.

Wallaahu a’lam

Baarakallah lanaa wa lakum

 

Cihikeu Cugenang Cianjur, di tengah malam di desak tenda pengungsi, sabtu, 3 Desember 2022; 02.15 WIB.



 

#AyoTanggapBencana

#Salam Literasi; Indonesia_Berkarya

 


Thursday, December 8, 2022

Fenomena Musibah

 


Apabila mencermati rangkaian kejadian musibah dan bencana, sebahian besar hal itu terjadi setiap akhir tahun, apakah itu Tsunami, gempa bumi, banjir, gunung meletus, pesawat jatuh dan lain sebagainya.

Untuk itu sebagai orang yg beriman dan berakal, sudah semestinya kejadian tersebut dijadikan sebuah peringatan, pelajaran dan renungan agar kita senantiasa bertaubat dan berusaha meninggalkan segala bentuk larangan Allah, sebab bisa jadi musibah dan bencana itu terjadi akibat dosa-dosa kita dan itu sebagai teguran dari Allah ﷻ.

Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, bahwa :

مَا نُزِّلَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِذَنْبٍ وَلاَ رُفِعَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِتَوْبَةٍ

“Tidaklah musibah tersebut turun melainkan karena dosa. Oleh karena itu, tidaklah bisa musibah tersebut hilang melainkan dengan taubat.” (Al Jawabul Kaafi, hal. 87)

Hal terdebut sejalan dengan firman Allah Ta’ala,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syuraa: 30)

Demikian juga para menurut pandangan ulama salaf, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah rahimahullah mengatakan,

“Di antara akibat dari berbuat dosa adalah menghilangkan nikmat dan akibat dosa adalah mendatangkan bencana (musibah). Oleh karena itu, hilangnya suatu nikmat dari seorang hamba adalah karena dosa. Begitu pula datangnya berbagai musibah juga disebabkan oleh dosa.” (Al Jawabul Kaafi, hal. 87)

Orang yg beriman merupakan orang yg pandai mengambil pelajaran dan hikmah, dari setiap kejadian sehingga setiap kejadian dijadikannya usaha untuk memperbaiki diri dan bertaqwa.

Mudah mudahan hal ini menjadi renungan bagi kita semua dan untuk lebih memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata'ala,.


Red.ep

Monday, November 7, 2022

Gergana Bulan Khusuful qamar

 



[pena_GPAI] Khusuful qamar itu merupakan istilah yang kita kenal dengan gerhana bulan,  diprediksi akan terjadi pada 8 November 2022. (Sumber Dirjen Bimas Islam).

Kita sebagai umat Islam disunatkan melaksanakan Salat Gerhana atau Salat Khusuf. Bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan GPAI menjadi pionir untuk melaksanakan Shalat Gerhana Bulan di wilayahnya masing-masing.

Adapun tatacara pelaksanaan Salat Gerhana Bulan adalah sebagai berikut:
1. Berniat di dalam hati;
2. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa;
3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901);
4. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;
5. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”;
6. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;
7. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya;
8. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal);
9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;
10. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;
11. Salam.
Selanjutnya imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar derta bersedekah.

Allahu a'lam

Red.ep

Wednesday, November 2, 2022

Sinergi Berbagi / GPAI Gugus Utara

 


*Bersilaturrahmi dan Bersinergi Berbagi antar GPAI Gugus Utara Kab Purwakarta* 

Oleh: Ida Kholidah


Pertemuan rutin bulanan GPAI Kabupaten Purwakarta dibagi menjadi dua kelompok yaitu pertemuan GPAI Kabupaten dan GPAI gugus. GPAI gugus meliputi gugus barat, timur, utara, selatan dan gugus tengah. Pada hari ini rabu, 2 nopember 2023 GPAI gugus utara menggelar kegiatan rutin di SMPN 1 Bungursari dengan tema Diskusi IKM ( Implementasi Kurikulum Merdeka). Gugus utara ini terdiri dari SMPN 1 Bungursari, SMPN 2 Bungursari, SMPN 1 Jatiluhur, SMPN 1 Campaka, SMPN 2 Campaka, SMPN 1 Cibatu, SMPN 2 Cibatu, SMPN 3 Cibatu, SMPN BBC 1, SMPN 2 BBC dan SMPN 3 BBC. 

Sebagai ketua gugus utara Asep Supriatna berharap "Dengan adanya pertemuan gugus bisa lebih mengeratkan silaturrahmi dan mengoptimalkan pertemuan sesama GPAI yang jaraknya tidak terlalu jauh." 

Dalam kegiatan ini GPAI bersinergi berbagi pengalaman dan ilmu dalam IKM dijalani di sekolah masing masing dipimpin oleh narasumber Eva Siti Maria GPAI SMPN 1 Bungursari.


Wallaahu a'lam

Baarakallah lanaa wa lakum


#SalamLiterasi_IndonesiaBerkarya