Showing posts with label Reportase. Show all posts
Showing posts with label Reportase. Show all posts

Thursday, October 29, 2026

Membumikan Al-Qur’an, Mencerahkan Generasi.

local poto 2026 by. doc


PENA GPAI | REPORTASE BERITA ONLINE

TAGLINE
Dari Bimtek Menuju Aksi, Membumikan Al-Qur’an, Mencerahkan Generasi.

TBQ-Ku Istimewa Tuntas Digelar, Kemenag Purwakarta Ajak GPAI Jadi Guru yang Dirindukan

TEASER
Penutupan rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) TBQ-Ku Istimewa Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 menjadi momentum penting bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) untuk melangkah dari ruang pelatihan menuju aksi nyata. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menegaskan pentingnya meluruskan niat, mengamalkan ilmu, berinovasi, dan berkolaborasi demi membumikan Al-Qur’an serta mencerahkan generasi penerus bangsa.

PURWAKARTA, PENA GPAI — Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) TBQ-Ku Istimewa resmi ditutup di Tajug Gede, Purwakarta, pada 29 Oktober 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan di Zona 1, Zona 2, dan Zona 3, sekaligus menjadi titik awal bagi para peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an tersebut menjadi ruang penguatan kompetensi, penyamaan persepsi, dan peneguhan komitmen GPAI dalam menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih bermakna bagi peserta didik.

GPAI Adalah Manusia Pilihan, Amanahnya Lebih dari Sekadar Profesi

Dalam sambutan penutupan, Dr. H. Ohan Burhan, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Bimtek TBQ-Ku Istimewa dari awal hingga akhir.

Beliau mengingatkan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan merupakan amanah yang patut disyukuri.

“Bapak dan Ibu merupakan manusia pilihan yang bisa hadir mengikuti Bimtek ini dalam rangka membumikan Al-Qur’an,” demikian pesan yang disampaikannya kepada para peserta.

Atas nama Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, beliau menyampaikan terima kasih atas ketulusan, dedikasi, dan kolaborasi seluruh pihak sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Lebih dari sekadar seremoni penutupan, sambutan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas GPAI bukan hanya menyampaikan materi pembelajaran, melainkan juga menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui keteladanan dan praktik kehidupan sehari-hari.

Lima Pesan Penting untuk Para Guru Pendidikan Agama Islam

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menegaskan lima pesan penting yang patut menjadi pegangan para peserta setelah mengikuti pelatihan.

Pertama, luruskan niat menjadi GPAI. Menjadi guru Pendidikan Agama Islam tidak semata-mata berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian untuk membimbing, mendidik, dan membangun karakter generasi muda.

Kedua, Bimtek bukanlah akhir dari proses. Pelatihan justru menjadi awal perjalanan untuk mengamalkan ilmu. Pengetahuan yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi praktik pembelajaran yang nyata, konsisten, dan berkelanjutan.

Ketiga, GPAI merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan peserta didik di sekolah. Peran guru agama sangat strategis dalam menumbuhkan kemampuan membaca Al-Qur’an, membangun akhlak mulia, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Keempat, jadilah guru yang dirindukan. Guru tidak cukup hanya hadir untuk mengajar, tetapi juga harus mampu menghadirkan keteladanan, ketulusan, suasana belajar yang menyenangkan, dan hubungan yang positif dengan peserta didik.

Kelima, terus bangun kolaborasi. Upaya membumikan Al-Qur’an membutuhkan kebersamaan, saling mendukung, berbagi pengalaman, dan bekerja sama untuk menghasilkan dampak yang lebih luas.

Pesan-pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Bimtek tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari perubahan nyata dalam praktik pembelajaran dan kehidupan peserta didik.

TBQ-Ku Istimewa: Belajar Mengajar untuk Terus Bertumbuh



Pada kesempatan yang sama, H. Dudi Taufikurohman, M.Pd., Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI), menyampaikan penegasan mengenai orientasi utama pelatihan TBQ-Ku Istimewa.

Menurutnya, pelatihan ini merupakan pelatihan untuk mengajar atau learning to teach. Artinya, peserta tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi perlu mengembangkan kemampuan menyampaikan, membimbing, dan mendampingi peserta didik agar mampu mempelajari Al-Qur’an dengan baik.

Ia juga mendorong para peserta untuk terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan program setelah pelatihan berakhir.

Semangat inovasi menjadi penting agar pembelajaran Al-Qur’an dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik, lebih menarik, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Sementara itu, keberlanjutan menjadi kunci agar hasil pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi berkembang menjadi budaya pembelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, H. Dudi Taufikurohman, M.Pd., secara resmi menutup rangkaian Bimtek TBQ-Ku Istimewa Zona 1, Zona 2, dan Zona 3.

Penutupan Bukan Akhir, Melainkan Awal Pengabdian

Penutupan Bimtek TBQ-Ku Istimewa di Tajug Gede menyisakan pesan yang kuat bagi seluruh peserta: ilmu yang diperoleh harus menemukan jalannya menuju pengabdian.

Setiap guru memiliki ruang untuk menghadirkan perubahan, dimulai dari kelasnya sendiri. Dari kemampuan membaca Al-Qur’an yang semakin baik, tumbuhnya kecintaan terhadap kitab suci, hingga terbentuknya karakter peserta didik yang berakhlak mulia.

Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa semangat selama pelatihan tetap hidup dalam praktik sehari-hari. Diperlukan komitmen, kreativitas, evaluasi, dan kolaborasi agar pembelajaran Al-Qur’an terus berkembang serta menjangkau lebih banyak peserta didik.

TBQ-Ku Istimewa telah menuntaskan rangkaian pelatihannya. Kini, saatnya para GPAI melanjutkan perjuangan: mengamalkan ilmu, membumikan Al-Qur’an, dan menjadi guru yang dirindukan.

PENA GPAI — Mengabarkan Dedikasi, Menguatkan Inspirasi, Membumikan Al-Qur’an.



MENGGUGAH JIWA, MENYELAMI MUKJIZAT AL-QURAN: SESI MOTIVASI TBQ-KU ISTIMEWA MENGGETARKAN TAJUG GEDE

Local poto 2026 by doc.


PENA GPAI | REPORTASE BERITA

PURWAKARTA — Gema kecintaan terhadap Kalam Ilahi kembali menggema dalam kegiatan Pelatihan TBQ-Ku Istimewa yang berlangsung di Tajug Gede, Purwakarta, Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat menuntut ilmu, sesi motivasi peserta menjadi momentum istimewa untuk menyalakan kembali api kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Bukan sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi perjalanan spiritual untuk menyelami keagungan wahyu, menyingkap tabir mukjizat Al-Qur’an, sekaligus memahami jejak sejarah turunnya ayat-ayat suci melalui kajian Asbabun Nuzul.

Mukjizat Al-Qur’an: Cahaya yang Tak Pernah Padam

Sesi motivasi disampaikan oleh KH. Deden Anwar Fauzi, M.Pd., Ketua DKM Masjid Baing Yusuf Purwakarta. Dengan mengangkat tema mukjizat Al-Qur’an dan Asbabun Nuzul, materi ini mengajak peserta untuk tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi melangkah lebih jauh menuju pemahaman, penghayatan, dan pengamalan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Mukjizat Al-Qur’an menjadi pengingat bahwa kitab suci ini bukan sekadar rangkaian huruf yang dilantunkan, melainkan petunjuk kehidupan yang menuntun manusia keluar dari gelapnya kebodohan menuju cahaya ilmu dan kebijaksanaan.

Sementara itu, pemahaman tentang Asbabun Nuzul membuka cakrawala peserta untuk menelusuri latar belakang turunnya ayat, memahami konteksnya, serta menangkap pesan dan hikmah yang terkandung di dalamnya.

Menghidupkan Al-Qur’an, Menguatkan Pengabdian

Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, penguatan literasi Al-Qur’an menjadi kebutuhan mendasar. Para peserta didorong untuk menjadikan kegiatan TBQ-Ku Istimewa sebagai titik tolak membangun kompetensi, memperkokoh spiritualitas, dan memperluas manfaat Al-Qur’an bagi masyarakat.

Pesan yang mengemuka dalam sesi ini begitu kuat: Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca dengan lisan, tetapi harus diresapi dengan hati, dipahami dengan akal, dan diwujudkan melalui tindakan nyata.

Dari Tajug Gede, semangat itu diharapkan terus menyala, melahirkan insan-insan pembelajar yang tidak hanya fasih melantunkan ayat-ayat suci, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi, pendidikan, dan pengabdian sosial.

TBQ-Ku Istimewa: Menumbuhkan Generasi Qur’ani

Pelatihan TBQ-Ku Istimewa menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat tradisi belajar Al-Qur’an. Melalui perpaduan ilmu, motivasi, dan penguatan nilai spiritual, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat serta mempererat kecintaan terhadap Kalamullah.

Sebab, ketika Al-Qur’an menjadi cahaya dalam hati, ilmu menjadi jalan pengabdian, dan amal menjadi bukti kecintaan, di sanalah perjalanan menuju pribadi Qur’ani menemukan maknanya.

Dari Tajug Gede, pesan itu bergema: dekat dengan Al-Qur’an, kuat dalam keyakinan, dan nyata dalam pengamalan.

Pena GPAI — Mengabarkan Inspirasi, Menguatkan Literasi, Menyemai Generasi Qur’ani.

Thursday, October 15, 2026

GEMAKAN AKSELERASI GENERASI QUR’ANI!

local photo 2026 by.doc


POKJAWAS PAI KEMENAG PURWAKARTA GELAR BIMTEK TBQ-KU ISTIMEWA, TIGA SESI MENUJU GURU PAI BERKUALITAS

PURWAKARTA — Dari masjid, ikhtiar mencerdaskan generasi Qur’ani kembali digaungkan. Bukan sekadar pelatihan, bukan pula hanya agenda peningkatan kompetensi, tetapi sebuah langkah strategis untuk melahirkan pembelajaran baca Al-Qur’an yang lebih terstandar, efektif, dan komprehensif bagi generasi penerus bangsa.

Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam (Pokjawas PAI) Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) TBQ-Ku Istimewa bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini dirancang dalam tiga sesi pelatihan yang tersebar di sejumlah masjid dan pusat kegiatan keagamaan di Kabupaten Purwakarta, sepanjang Oktober 2026.

Sesi pertama berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 di Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, sekaligus menjadi momentum pembukaan resmi rangkaian kegiatan. Pembukaan ini menandai dimulainya ikhtiar bersama untuk memperkuat kapasitas guru PAI dalam pembelajaran baca Al-Qur’an yang bermutu.

Kehadiran sejumlah tokoh penting menambah bobot dan makna kegiatan tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta turut menghadiri pembukaan, menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat pendidikan dan pembinaan keagamaan.

Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Momentum ini menjadi penegasan bahwa peningkatan kompetensi guru PAI merupakan bagian penting dari upaya membangun kualitas pendidikan agama yang berdampak nyata bagi peserta didik.

Tiga Sesi, Satu Misi Besar

Rangkaian Bimtek TBQ-Ku Istimewa disusun dalam tiga sesi pelaksanaan. Setiap sesi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat kompetensi guru PAI dalam membimbing peserta didik membaca Al-Qur’an secara lebih baik.

- Sesi I | 14–15 Oktober 2026

  Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta — sekaligus pembukaan kegiatan.

- Sesi II | 20–21 Oktober 2026

  Masjid Endan Andansih.

- Sesi III | 28–29 Oktober 2026

  Tajug Gede.

Pelaksanaan bertahap ini menjadi ruang penguatan kompetensi, penyamaan persepsi, serta pengembangan praktik pembelajaran baca Al-Qur’an yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Menguatkan Guru, Menyiapkan Generasi Qur’ani

Di balik setiap huruf Al-Qur’an yang dilafalkan dengan benar, ada proses pembelajaran, kesabaran seorang guru, dan ikhtiar panjang dalam membimbing peserta didik. Karena itu, standardisasi metode pembelajaran bukan sekadar persoalan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab pendidikan untuk memastikan setiap anak memperoleh bimbingan yang tepat.

Bimtek TBQ-Ku Istimewa diharapkan menjadi salah satu pengungkit peningkatan kualitas pembelajaran baca Al-Qur’an di sekolah. Guru PAI tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menerapkan metode yang efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan peserta didik.

Gerakan ini sekaligus menegaskan bahwa membangun generasi Qur’ani membutuhkan sinergi. Pengawas, guru, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan unsur masyarakat perlu berjalan beriringan demi menghadirkan pendidikan agama yang semakin berkualitas.

Sebab, ketika guru diperkuat, pembelajaran ditingkatkan, dan metode distandardisasi, harapan untuk melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an semakin nyata.

Bimtek TBQ-Ku Istimewa bukan sekadar kegiatan dua hari dalam setiap sesi. Ia adalah bagian dari ikhtiar panjang untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat kompetensi pendidik, dan menyiapkan masa depan generasi Qur’ani dari Purwakarta.

TBQ-Ku Istimewa: Akselerasi Generasi Qur’ani melalui Standardisasi Metode Pembelajaran Baca Al-Qur’an yang Efektif dan Komprehensif.

Dari kompetensi guru, tumbuh kualitas pembelajaran. Dari pembelajaran yang bermutu, lahir generasi Qur’ani yang membanggakan.

Tuesday, March 3, 2026

Live dari SMPN 7 Purwakarta, Kadisdik Sadiyah Buka Masantren di Sakola

Local photo 2026 by doc, momen pembukaan masantren di sakola 


Purwakarta, 3 Maret 2026 — Kegiatan Masantren di Sakola resmi dibuka melalui siaran langsung dari SMPN 7 Purwakarta, Selasa (3/3). Pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sadiyah, M.Pd, yang sekaligus menyampaikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta didik, pendidik, serta orang tua.

Dalam sambutannya, Kadisdik menegaskan bahwa Masantren di Sakola bukan sekadar agenda rutin Ramadan, melainkan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan karakter dan spiritual peserta didik. Menurutnya, penguatan nilai religius perlu berjalan seiring dengan pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas selama pelaksanaan kegiatan agar tidak menodai kekhusyukan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Seluruh unsur sekolah diminta memastikan suasana belajar dan beribadah berlangsung tertib, aman, serta penuh keteladanan.

Selain itu, Kadisdik menekankan sinergi antara sekolah dan keluarga. Guru dan orang tua diharapkan bersama-sama memonitoring aktivitas siswa dan siswi, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, agar tujuan pendidikan Ramadan tercapai secara optimal.

Tak kalah penting, Masantren di Sakola juga diarahkan sebagai ruang penggalian minat dan bakat peserta didik. Melalui berbagai aktivitas edukatif dan keagamaan, siswa diharapkan dapat mengenali potensi diri, menumbuhkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga sekolah dan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Masantren di Sakola diharapkan menjadi momentum penguatan karakter pelajar di Kabupaten Purwakarta, khususnya dalam mengisi Ramadan dengan aktivitas yang bermakna dan inspiratif.

Kontributor:  Eep

Thursday, December 18, 2025

Gema Kata di Panggung Purbasari: Ketika Sebuah Piala Menjadi Kunci Masa Depan

Local photo 2025 by. Eep, momen anugerah

Anugerah Literasi Purbasari 2025 bukan sekadar penghargaan, tetapi kunci yang membuka masa depan literasi yang lebih terang.

–-----------

​[Purwakarta], 18/12/2025 — Lampu sorot utama membelah kegelapan auditorium, menyisakan satu titik fokus yang menyilaukan di tengah panggung. Ribuan pasang mata menahan napas, menciptakan keheningan yang begitu padat, seolah udara di ruangan itu ikut berhenti bergerak. Ini bukan sekadar penganugerahan; ini adalah  pembuktian bagi para penjaga nyala api literasi.
​Di layar raksasa, tertulis megah: Anugerah Literasi Purbasari 2025.
​Musik perlahan naik, membangun ketegangan yang merambat dari lantai hingga ke dada setiap hadirin. Saat acara dibuka, waktu terasa melambat. Detik-detik yang merentang panjang itu akhirnya pecah oleh gema sebuah nama—sebuah pengakuan atas dedikasi tanpa lelah.
​Saat penerima penghargaan melangkah naik, riuh tepuk tangan bukan sekadar suara; itu adalah ombak apresiasi yang menghantam pantai keraguan yang mungkin pernah ada. Namun, momen paling magis terjadi saat piala itu diangkat tinggi ke udara.
​Lebih dari Sekadar Logam Mulia
​Di bawah kilatan blitz kamera yang bertubi-tubi, piala Anugerah Literasi Purbasari itu berkilau bukan hanya karena sepuhan emasnya, melainkan karena beban makna yang diembannya. Bagi sang penerima, benda itu bertransformasi secara imajiner di genggamannya. Ia bukan lagi sekadar trofi, melainkan sebuah kunci emas.
Pengakuan ini bukan sebagai garis finis, melainkan garis start yang baru.
​"Semoga pengakuan ini... menjadi kunci yang membuka masa depan," bisik harapan yang tersirat dari sorot mata sang pemenang.

​Membuka Gerbang Peluang Tak Terbatas
​Di balik panggung yang gemerlap, makna sesungguhnya mulai terajut. Anugerah ini adalah kunci yang kini telah dimasukkan ke dalam lubang pintu masa depan. Pintu itu menyembunyikan lorong-lorong panjang yang dipenuhi dengan:
• ​Kesuksesan yang Berkelanjutan: Bukan sukses instan, melainkan pencapaian yang tumbuh seiring dengan setiap buku yang dibaca dan setiap kata yang dituliskan oleh anak-anak bangsa.
• ​Kontribusi yang Bermakna: Sebuah janji bahwa literasi tidak akan berhenti di ruang seminar, tetapi turun ke jalan, ke desa-desa, dan menyentuh jiwa-jiwa yang haus akan pengetahuan.
• ​Peluang Tanpa Batas: Terbukanya kolaborasi global, inovasi digital, dan metode baru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
​Malam itu ditutup bukan dengan pidato yang berapi-api, melainkan dengan sebuah janji sunyi yang bergema kuat. Bahwa mulai besok, dengan "kunci" di tangan, sang penerima akan membuka lebih banyak pintu bagi mereka yang selama ini terkunci dalam ketidaktahuan.
​Lampu panggung boleh saja padam, tetapi di Anugerah Literasi Purbasari 2025, cahaya masa depan baru saja dinyalakan dengan terang benderang.

Kontributor:  eep

Friday, November 21, 2025

Pertandingan Tenis Meriahkan Peringatan HAB Kemenag Purwakarta

Local photo 2025 by. Eep, momen pertandingan 

Purwakarta (21/11/2025) — Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama berlangsung meriah dengan digelarnya pertandingan tenis yang bertempat di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Purwakarta, Jumat 21 Nopember 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian HAB yang bertujuan mempererat silaturahmi serta meningkatkan sportivitas antar insan Kemenag.

Pertandingan tenis ini terasa semakin spesial dengan kehadiran langsung Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi, M.Si. Dalam sesi wawancara, beliau menyampaikan bahwa HAB bukan hanya momentum untuk refleksi pengabdian, tetapi juga wadah memperkuat kekompakan keluarga besar Kemenag.

> “Olahraga adalah media perekat. Melalui pertandingan ini, kita berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi antar pegawai semakin kuat,” ujar H. Syamsi saat kontributor wawancara.

Pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Para peserta, baik dari unit kerja Kemenag maupun madrasah, menunjukkan antusiasme tinggi. Sorak dukungan dari para penonton menambah suasana semakin hidup.

Selain menjadi ajang hiburan sehat, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Kemenag dalam mendorong gaya hidup aktif serta menjaga kesehatan para pegawainya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan apresiasi simbolis dari panitia kepada peserta. Peringatan HAB kali ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus memperkuat pelayanan, pengabdian, dan keharmonisan dalam lingkungan Kementerian Agama.

Kontributor. Eep

Thursday, August 7, 2025

Persiapan Workshop Pengenalan AI dalam Konteks Pendidikan dan Pembelajaran PAI

Local photo 2025 by. Doc, momen rapat

Purwakarta, 7 Agustus 2025 – Bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, dilaksanakan rapat persiapan kegiatan workshop bertajuk Pengenalan Artificial Intelligence (AI) dalam Konteks Pendidikan dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Rapat ini dihadiri oleh para pengawas PAI, perwakilan guru, serta tim pelaksana kegiatan yang akan digelar pada tanggal 19 hingga 21 Agustus 2025 mendatang.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Purwakarta, H. Anang Suryana, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dalam rapat ini. Beliau menekankan pentingnya kegiatan workshop tidak hanya sebagai kegiatan formalitas semata, tetapi juga harus mampu menghasilkan output dan outcome yang nyata dalam bentuk peningkatan kompetensi guru PAI dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan.

> “Kegiatan ini harus berdampak, baik secara individu bagi guru PAI maupun secara sistem dalam pembelajaran di kelas. Jangan sampai hanya menjadi seremonial, tetapi harus ada hasil dan tindak lanjutnya,” ujar H. Anang Suryana, M.Ag.

Selanjutnya, sambutan dan pemaparan teknis disampaikan oleh perwakilan Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) PAI, Hj. Lulu Makiyah, S.Ag, M.M.Pd. Beliau memaparkan secara rinci teknis pelaksanaan workshop, mulai dari alur kegiatan, materi yang akan dibahas, narasumber, serta pembagian tugas panitia. Workshop ini akan dikemas dalam bentuk pembelajaran aktif yang memungkinkan peserta memahami AI dan bagaimana penerapannya secara praktis dalam pembelajaran PAI di satuan pendidikan.

Rapat ini menjadi langkah awal penting dalam menyukseskan pelaksanaan workshop, dengan harapan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital dan adaptasi teknologi di kalangan guru PAI se-Kabupaten Purwakarta.

Kontributor:  Eep

Sunday, June 8, 2025

Satu Lantai, Seribu Rasa: Dari Hafalan ke Satean

local poto 2025 by Al-falah

🔥 Asap mulai naik, hafalan tetap meluncur.

📖 Di lantai satu, ada yang sibuk setor hafalan sambil nyate!
🌙 Idul Adha kali ini bukan cuma tentang kurban, tapi juga tentang kebersamaan yang renyah.
Penasaran gimana rasanya jadi santri tahfidz yang hafalannya nempel dan satenya garing?
Nantikan kisah seru "Tahfidz Lt.1: Hafalan Jalan, Sate Ludes!" hanya di Ponpes Al-Falah 1 Cicalengka!

==================================================================

Cicalengka, 7/6/2025. Hari Raya Idul Adha di Ponpes Al-Falah 1 Cicalengka selalu punya cerita yang beda tiap tahunnya. Tahun ini, Lantai 1 asrama tahfidz sukses jadi pusat perhatian. Kenapa? Karena bukan cuma suara lantunan hafalan yang menggema, tapi juga aroma sate yang bikin perut bergejolak!

Sejak pagi, santri-santri tahfidz Lantai 1 sudah sibuk—bukan cuma sibuk murojaah, tapi juga sibuk motong daging kurban dan menyiapkan tusukan sate. Ada yang pegang pisau, ada yang jaga arang, dan tentu saja ada yang tetap setia dengan Al-Qur’an di tangan. Multitasking ala santri? Bisa banget!

Yang bikin makin seru, sambil bakar sate, mereka saling setor hafalan. Jadi sambil kipas-kipas arang, mulut tetap bergerak melantunkan ayat demi ayat. Kayak pesantren rasa BBQ—penuh semangat, barokah, dan pastinya kebersamaan.

Dagingnya empuk, bumbunya mantap, dan yang paling penting: dibumbui dengan keikhlasan dan cinta.

Inilah makna Idul Adha versi Tahfidz Lt.1: berkurban bukan cuma soal menyembelih, tapi juga soal berbagi, bekerja sama, dan tetap menjaga hafalan di tengah hiruk pikuk sate dan asap arang.

Ponpes Al-Falah 1 Cicalengka, dari Lantai 1 untuk semua: hafalan jalan terus, sate pun habiss!

 



















Wednesday, May 21, 2025

Sosialisasi Program Zakat Wakaf (ZaWa) Goes to School & Campus

Local photo 2025 by. Eep, momen sosialisasi 

"Zakat dan Wakaf bukan hanya ibadah, tapi solusi untuk masa depan bangsa. Saatnya sekolah dan kampus menjadi pusat gerakan filantropi! ZaWa Goes to School & Campus — menyemai kepedulian, menumbuhkan peradaban."


Bekasi, 21 Mei 2025 – Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat PAI sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Zakat Wakaf (ZaWa) Goes to School & Campus yang bertempat di Hotel Ibis Styles Bekasi Jatibening. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP, SMPLB, SMA, dan SMK dari berbagai daerah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran para pendidik akan pentingnya zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Dr. Munir, MA, selaku Direktur Jenderal PAI Kementerian Agama RI, menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan para pendidik hari ini. Ia juga menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan Guru PAI serta menekankan tujuh peta jalan PAI yang menjadi arah pembangunan karakter bangsa. “PAI bukan hanya untuk siswa, tapi untuk Indonesia,” tegasnya.

Program ini menjadi bagian dari piloting awal yang akan ditindaklanjuti dengan Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa peluncuran program ZaWa di masing-masing sekolah dan kampus peserta. Tak hanya mengedepankan transfer pengetahuan, program ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran filantropi dan semangat berbagi sejak dini di kalangan siswa.

Dengan pendekatan yang edukatif dan inspiratif, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal gerakan nasional zakat dan wakaf berbasis sekolah dan kampus sebagai upaya bersama dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Friday, January 3, 2025

Upacara Puncak HAB Kementerian Agama ke-79 di MTsN 1 Purwakarta Berlangsung Khidmat

Local photo 2025, by Eep. Momen upacara


Pena_GPAI. Purwakarta, 3 Januari 2024 – Upacara puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 berlangsung khidmat di halaman MTsN 1 Purwakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Penjabat (PJ) Bupati Purwakarta, Drs. Benny Irwan, M.Si., MA, yang memberikan sambutan inspiratif kepada para peserta upacara.

Dalam sambutannya, PJ. Bupati Benny Irwan mengapresiasi pelaksanaan upacara yang berjalan dengan penuh kekhidmatan. Beliau menilai bahwa momentum ini mencerminkan rasa syukur dan semangat pengabdian dari seluruh jajaran Kementerian Agama, khususnya di Kabupaten Purwakarta.

"Upacara ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bukti nyata pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai yang diemban oleh kementerian ini. Semangat ini perlu kita teruskan demi membangun bangsa yang lebih baik," ujar Benny Irwan.

Beliau juga menyoroti pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah dalam mewujudkan Asta Cita pemerintah. Dukungan penuh diberikan untuk memastikan bahwa Kementerian Agama dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berkeadilan, berkarakter, dan berdaya saing.

Acara ini turut dimeriahkan dengan penampilan paskibra dari siswa MTsN 1 Purwakarta, yang menambah semarak suasana. Rangkaian peringatan HAB ke-79 diharapkan dapat menjadi pengingat pentingnya peran agama sebagai pilar utama dalam membangun keharmonisan bangsa.

Upacara diakhiri dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan untuk perjalanan Kementerian Agama ke depan dalam melayani masyarakat dan menjalankan tugas mulianya.

Kontributor:  Eep

Saturday, December 28, 2024

GPAI Meriahkan Hari Amal Bakti Kemenag Purwakarta ke-79

Local photo 2024 by. Abdul Munawar, momen HAB Kemenag ke-79

Pena_GPAI. Purwakarta, 28 Desember 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79, Kabupaten Purwakarta menggelar acara gerak jalan yang berlangsung meriah di Lapang Sepak Bola Cikumpai, Kecamatan Campaka. Acara ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) yang turut berpartisipasi dan menambah semarak kegiatan.

Kegiatan gerak jalan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wahana mempererat silaturahmi antar pegawai Kementerian Agama, tenaga pendidik, serta masyarakat sekitar. Mengambil tema semangat kebersamaan, peserta gerak jalan menempuh rute yang telah ditentukan sambil menikmati suasana ceria dan penuh keakraban.

Salah satu peserta yang berhasil diwawancarai kontributor Abdul Munawar, selaku perwakilan GPAI, menyampaikan antusiasmenya. "Kami sangat senang dapat ikut memeriahkan Hari Amal Bakti tahun ini. Selain sebagai bentuk partisipasi, ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan bahwa olahraga adalah bagian penting dari gaya hidup sehat," ujarnya.

Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini diakhiri dengan pembagian hadiah untuk peserta terbaik dan doorprize menarik yang semakin menambah keceriaan. Hari Amal Bakti Kemenag ke-79 menjadi bukti nyata kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun kebersamaan menuju Indonesia yang lebih baik.

Lapang Sepak Bola Cikumpai pun menjadi saksi semangat solidaritas dan kebersamaan yang terus digaungkan oleh Kementerian Agama Purwakarta dalam mewujudkan tema Hari Amal Bakti tahun ini, yaitu "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas."

Kontributor : Eep

Thursday, November 28, 2024

Menghadapi Tantangan Pendidikan: Guru Bersatu untuk Solusi Inovatif

Local photo 2024 by Eep, momen penguatan 


Purwakarta, 28 November 2024

Dalam rangka meningkatkan kompetensi profesionalisme guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan Penguatan dan Pemberdayaan Komunitas Belajar Guru antar Sekolah di Bale Tritangtu pada Kamis, 28 November 2024. Acara ini dihadiri oleh perwakilan guru dari seluruh mata pelajaran serta guru AKPK (Anak Berkebutuhan Khusus dan Pendidikan Khusus).

Kegiatan diawali dengan laporan dari H. Asep Rahmatudin, M.Ag, Kasi PTK SMP. Beliau menegaskan pentingnya sinkronisasi program kerja MGMP dengan kebutuhan Dinas Pendidikan, khususnya dalam penguatan rancangan pembelajaran. “Pembuatan prototipe, rencana, hingga simulasi pembelajaran harus terus disesuaikan dengan kebutuhan aktual, sehingga mampu menjawab tantangan pembelajaran di lapangan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pendidikan dan Ketenagaan (Kabid PK), Dodi Winandi, S.Pd., MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi Komunitas Belajar Guru (Kombel) sebagai pilar pengembangan kolaboratif antar guru. “Kombel harus menjadi ruang produktif untuk berbagi praktik baik, bukan sekadar forum diskusi,” jelasnya. Selain itu, beliau juga secara resmi membuka kegiatan ini dengan harapan kolaborasi antar sekolah dapat terus ditingkatkan.

Dalam sesi berikutnya, Kasi PTK SD, Rusyana, M.Pd., menyampaikan refleksi mendalam mengenai tantangan pendidikan. Beliau mengungkapkan, “Kemunduran pendidikan sering kali diawali dari lemahnya kondisi internal guru, baik dalam profesionalisme maupun kepribadian.” Tidak hanya itu, beliau juga menyoroti perlunya penghapusan kekerasan fisik dan verbal dalam dunia pendidikan. Dengan semangat, ia mengajak para guru untuk menjadikan cita-cita luhur sebagai energi dalam mendidik generasi bangsa.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan sinergi antara Dinas Pendidikan dan komunitas belajar guru untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. Dengan berbagai inovasi pembelajaran yang dirancang, guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pembelajar yang siap menghadapi tantangan zaman.

Acara berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing di masa depan.


Kontributor: Eep

Saturday, October 12, 2024

Kuatkan Kebersamaan, Kemenag Purwakarta Gelar Family Gathering Penuh Kesan di Yogyakarta

Monday, September 30, 2024

Penguatan Literasi dan Numerasi : Kunci Pemulihan Pembelajaran

Local photo 2024 by.  Eep,  momen pelatihan

Jakarta, 30 September 2024 – Sebanyak 95 peserta dari tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara, berkumpul di Hotel Menara Peninsula Jakarta untuk mengikuti kegiatan Pendampingan Penguatan Literasi dan Numerasi dalam Pembelajaran dan Asesmen Jenjang SMP. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari 30 September hingga 2 Oktober 2024, dan bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta penerapan literasi dan numerasi dalam pembelajaran.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan pemahaman dasar literasi dan numerasi sebagai fondasi utama pendidikan. “Literasi dan numerasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis dan problem-solving. Penguatan ini merupakan langkah strategis dalam memulihkan pembelajaran pascapandemi,” jelasnya.

Beliau juga menyampaikan pentingnya kolaborasi dari semua stakeholder, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga pemerintah daerah, dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Selain itu, beliau menggarisbawahi perlunya strategi advokasi yang kuat untuk memastikan bahwa literasi dan numerasi menjadi prioritas di setiap level pendidikan.

Dengan agenda yang terstruktur, kegiatan ini mencakup berbagai sesi yang fokus pada strategi peningkatan literasi dan numerasi di kelas, termasuk teknik asesmen yang efektif. Diharapkan, melalui pendampingan ini, para peserta dapat membawa kembali pengetahuan yang mereka peroleh untuk diaplikasikan di sekolah masing-masing, guna meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Kontributor:  Eep

Saturday, September 7, 2024

Kafilah Kabupaten Purwakarta Raih Juara 2 Cabang MHQ Putra dan Putri di Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat

Local photo 2024 by Jubaedah, momen penyerahan piala


Tasikmalaya, 7 September 2024 — Kafilah Kabupaten Purwakarta berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi juara 2 dalam cabang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) Putra dan Putri pada Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya pada 6-7 September 2024.

Pada cabang MHQ Putra, Fauzan Rahman Hidayat, siswa dari SMP Al-Muhajirin, tampil gemilang dan sukses membawa nama Kabupaten Purwakarta meraih juara 2. Tidak kalah mengesankan, di cabang MHQ Putri, Quinsya Alhusna dari SMPN 3 Purwakarta juga menorehkan prestasi yang sama dengan menduduki posisi juara 2.

Kedua perwakilan ini menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan penuh ketelitian dan keindahan, yang mendapatkan apresiasi tinggi dari para juri dan peserta lainnya.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kafilah Kabupaten Purwakarta, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan memperdalam ilmu agama. Prestasi yang diraih Fauzan Rahman Hidayat dan Quinsya Alhusna diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi dalam bidang keagamaan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di kalangan pelajar.

Selamat kepada Kafilah Kabupaten Purwakarta atas prestasi gemilang ini! Semoga menjadi langkah awal untuk terus meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.

Kontributor  : Eep 

Tuesday, July 23, 2024

Santunan Anak Yatim KKGA Bungursari di SD Negeri Cinangka


“Menghadirkan Senyuman di Tanggal 22 Juni”


Pada tanggal 22 Juli 2024, Kelompok Kerja Guru Agama (KKGA) Bungursari menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim yang bertempat di SD Negeri Cinangka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada anak-anak yatim di sekitar wilayah Kecamatan Bungursari sekaligus memberikan dukungan moral dan semangat kepada mereka.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh MC yang menyampaikan susunan acara serta maksud dan tujuan dari kegiatan santunan ini. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Tawasul, pembacaan ayat suci Al-Qur'an serta pembacaan Sholawat, menambah khidmat suasana acara.

Ketua Panitia, Bapak RA Turmudzi,S.Ag, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak-anak yatim dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama mendukung kegiatan ini khusunya KKG PAI se Kecamatan Bungursari yang berjumlah 17 SD Negeri yang berada di Kecamatan Bungursari. Dana yang terkumpul sejumlah Rp. 34.444.000,- akan di serahkan kepada 169 anak yatim dan yatim-piatu dari seluruh SD Negeri yang berada di Kecamatan Bungursari.

Kepala Sekolah SD Negeri Cinangka, Bapak H. Farid Sastra Mulyana, S.Pd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi kegiatan dan menekankan pentingnya nilai-nilai sosial dalam Pendidikan.

Turut hadir pula dalam kegiatan Santunan Ibu Hj. Tuti Herawati, S.Ag selaku Pengawas PAI, Guru-guru se Kecamatan Bungursari, perwakilan dari Kecamatan Bungursari, Kasi Kesejahteraan Sosial, Ibu Cucu Jubaidah, Koordinator Penyuluh, Ust. Ikin Apendi, S.Pd., serta Koordinator Amil Desa Cinangka, ustadz Dahlan ZA yang merupakan Ketua MUI Desa Cinangka 

Acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan yatim-piatu yang hadir. Santunan berupa uang tunai diberikan secara simbolis oleh Pengawas PAI Bungursari dan tamu undangan lainnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dahlan ZA, memohon keberkahan dan kemudahan bagi semua yang terlibat dalam acara ini serta bagi anak-anak yatim yang menerima santunan.

Kegiatan santunan anak yatim ini berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Semua yang hadir merasa terharu dan bersyukur dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dan semakin banyak pihak yang peduli serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti ini.


Tuesday, July 16, 2024

Guru dan Pengawas PAI Kabupaten Purwakarta turut sukseskan Lebaran Yatim 1446 H*

Local poto 2024 by. Tuti


Lebaran Yatim yang dilaunching Kementerian Agama Republik Indonesia pada momen 10 Muharam 1446 H turut dimeriahkan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta melalui acara penyerahan 1000 paket santunan anak yatim yang dilaksanakan pada Selasa, 16 Juli 2024 di aula Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta.

Kasi penyelenggara zakat dan wakaf, Usep Saepul Mufti, dalam sambutannya menjelaskan bahwa 1000 paket santunan anak yatim ini akan disampaikan melalui tiga cara, yaitu pertama secara simbolik kepada 32 anak yatim bertempat di aula kantor kemenag kabupaten Purwakarta, kedua melalui organisasi mitra, dan ketiga diberikan langsung kepada anak-anak yatim di wilayah tempat tinggalnya masing- masing.

Dalam momen ini pengawas PAI dan guru-guru PAI dari semua jenjang, mulai TK, SD, SMP, dan SMA/SMK turut pula berperan aktif mensukseskan acara dengan menghimpun dan membantu mendistribusikan paket santunan kepada anak- anak yatim.

"Alhamdulillah sebanyak 60 paket santunan dari pengawas dan guru-guru PAI sudah kami serahkan kepada panitia penyelenggara." tutur Lulu Makiyah selaku ketua AGPAII kabupaten Purwakarta saat dikonfirmasi.


Kontributor: Tuti Herawati

Wednesday, June 26, 2024

Kepala Kemenag Purwakarta: Peran GPAI Harus Sentuh Siswa hingga Level Terdalam

Local photo 2024 by. Endah st. Rohimah, momen MGMP PAI

Purwakarta, PENA _GPAI, [26 Juni 2024], Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP di Kabupaten Purwakarta mengadakan pertemuan di Aula Pengelola Haji dan Umroh. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Dr. H. Hanif Hanafi, M.Si yang memberikan sambutan. 

Dalam sambutannya, Kepala Kementerian Agama menegaskan peran KEMENAG sebagai "khodimul ummah" atau pelayan umat. Beliau juga menekankan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) harus memiliki sentuhan khusus dalam membimbing siswa secara lebih mendasar. Selain itu, disampaikan pula kontribusi digitalisasi di KEMENAG Purwakarta, yaitu dengan mengirimkan laporan kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala Seksi (KASI) PAI juga turut hadir dan menyampaikan beberapa hal, diantaranya: memantau informasi terkini, memastikan administrasi pemberkasan terpenuhi sesuai hak dan kewajiban, serta menjalin komunikasi yang baik antar GPAI. Sementara itu, KASI Zakat Wakaf memberikan himbauan untuk berinfak dan bersedekah.


Kontributor : Eep

Friday, June 14, 2024

Doa Bersama Warnai Persiapan Jemaah Haji Purwakarta Jelang Puncak Ibadah Haji ARMUZNA 1445 H

Local photo (2024) by. Eep,  momen doa bersama

Purwakarta, 14 Juni 2024 - Jelang puncak pelaksanaan ibadah haji ARMUZNA 1445 H, Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta, H. Syamsi Mufti, M.Si, menggelar doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan jemaah haji Purwakarta. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Haji Purwakarta.

Kontributor berhasil mewawancara Kasi Haji Kemenag Purwakarta, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan doa kepada para jemaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji. Selanjutnya, acara diisi dengan pembacaan tawasul dan surat Yaasiin bersama-sama.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Purwakarta, H. Dr. Hanif Hanafi, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Kasi PHU yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Beliau berharap agar para jemaah haji Purwakarta diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji.

"Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memberikan support dan doa kepada para jemaah haji Purwakarta. Mudah-mudahan dengan doa bersama ini, mereka dapat menunaikan ibadah haji dengan aman, lancar, dan penuh keberkahan," ujar Kepala Kemenag Purwakarta.

Acara dihadiri oleh seluruh jajaran Kemenag Purwakarta, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kepemudaan. Mereka semua bersama-sama memanjatkan doa agar para jemaah haji Purwakarta diberi kelancaran, keselamatan, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji.

Kontributor: Eep

Sunday, June 9, 2024

SD Rabbani Purwakarta Gelar Wisuda dan Sidang Tahfid Angkatan Ke-2

Local photo 2024 by. Eep, momen wisuda SD Rabbani Purwakarta 


Purwakarta, 9 Juni 2024 - Kepala Seksi PTK SMP H. Asep Rahmatudin, M.Ag memberikan sambutan pada acara wisuda dan sidang tahfid angkatan ke-2 SD Rabbani Purwakarta yang diselenggarakan di Hotel Harper Purwakarta.


Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pendidikan berbasis masyarakat telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Hal ini merupakan upaya percepatan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Pendidikan berbasis masyarakat telah ada sebelum Indonesia merdeka. Ini merupakan percepatan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,".

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta memiliki program keagamaan dan pendalaman kitab kuning. Beliau mengapresiasi SD Rabbani Purwakarta yang telah mendukung program-program dinas terkait literasi agama dan sikap moderat.

"Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta memiliki program agama dan pendalaman kitab kuning. Kami apresiasi SD Rabbani yang telah mendukung program-program dinas terkait literasi agama dan sikap moderat," lanjut Pak Asep.

Acara wisuda dan sidang tahfid angkatan ke-2 SD Rabbani Purwakarta ini menandai keberhasilan para peserta didik dalam menyelesaikan program tahfidz Al-Qur'an mereka. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi dan semangat bagi para peserta didik dalam mengembangkan potensi diri.

#SDBabbaniPurwakarta #PendidikanBerbasisMasyarakat #LiterasiAgama #SikapModerat

Kontributor eep